Review Ilana Tan : In a Blue Moon

25053346In a Blue Moon. Pertama kali aku beli buku ini pada bulan Maret 2015 lalu dan baru berhasil diselesaikan lima bulan setelahnya. Hahaha… Luar binasa bukan? Ckckck. (Udah lama, bangga pulak) Eits, bacanya lama bukan karena ceritanya jelek atau engga menarik lho, melainkan karena mataku ini yang engga bisa kompromi lihat tulisan rapat-rapat bermenit-menit. Wekekekek.

Seperti karya Ilana Tan sebelumnya yang sudah aku baca. Ilana berhasil membuatku jatuh hati dengan tokoh laki-laki bernama Lucas Ford. Oh my goodness! he’s really sweet and gentleman. But… seperti kebanyakan laki-laki pada umumnya, Lucas kurang tegas dalam meluruskan hubungan. Tapi pada akhirnya, cintanya kepada Sophie lah yang membuat Lucas berubah. Emang ya, laki-laki itu harus benar-benar jatuh hati sama perempuan baru bisa berkomitmen. Dan Sophie berhasil membuat Lucas berubah.

Lucas terlambat menyadari bahwa dia sudah jatuh hati pada Sophie sejak pertama kali melihat gadis itu. Kadar benci Sophie buatku porsinya pas. Engga berlebihan dan engga nanggung juga. Dan sifat Lucas yang ingin menunjukkan kepada Sophie bahwa dia bukan lagi remaja bodoh seperti yang dikenal Sophie sepuluh tahun yang lalu benar-benar membuat Sophie luluh. Bagaimana engga? Lucas engga memaksa gadis itu untuk memaafkannya, melainkan meminta gadis itu memberikan kesempatan kepada Sophie agar mengenal Lucas lebih dekat.

Well, ide ceritanya menurutku simple. Engga ada konflik yang rumit namun tetap dikemas dengan manis dan menarik untuk disimak sampai novel berakhir. Novel ini sukses membuat aku berdebar seperti yang dialami oleh Sophie ketika bertemu Lucas. Ilana sekali lagi berhasil mendeskripsikan perasaan dua tokoh yang saling menyukai ini dengan apik. Bahasanya simple dan mudah dicerna. (makanan keles) Seperti novel sebelumnya.

Sunshine Becomes You.

Point untuk novel ini adalah 8. Dari skala 1-10.

Advertisements

Published by

Zakia Khairunnisa

Kia, just an ordinary girl by the imperfections. A girl who loves sweet and romantic things as in the fragrance of the land that exposed to rain, the magnificent form of eternal love Shah Jahan for his wife, the Taj Mahal monument in Agra, white roses and delicious Ferrero Rocher chocolates. A girl who has an outstanding love of Indian colourful music. Admiring Shreya Ghoshal, the marvelous playback singer who has voice of heaven.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s